Rahasia Dibalik Perintah Menumbuhkan Jenggot

Rahasia Dibalik Perintah Menumbuhkan Jenggot

Jenggot mungkin adalah hal yang sudah sangat kita kenal sekali, jadi jenggot adalah rambut yang tumbuh di area dagu dan pipi dan jenggot sudah seperti mahkota pria. Mungkin jenggot sangat identik dengan unsur keagamaan, islam contohnya. Dan juga beberapa orang mungkin beranggapan bahwa orang yang berjenggot itu mirip dengan seekor kambing atau pun teroris, jadi hal tersebut menyebabkan seseorang enggan untuk memelihara jenggot. Jenggot adalah suatu sunnah Nabi Muhammad dan sangat dianjurkan bagi kaum pria untuk menumbuhkannya.

… Di kepala serta jenggotnya hanya terdapat 20 helai rambut yang sudah putih.

(Lihat Juga di Kitab Mukhtashor Syama’il Al Muhammadiyyah, Muhammad Nashirudin Al Albani, hal. 13,  dan juga Al Maktabah Al Islamiyyah Aman-Yordan. Beliau katakan hadits ini shohih)

Kita ketahui bersama di hadist di atas bahwa Nabi Muhammad adalah sosok yang sangat kita junjung tinggi itu berjenggot. Dan beliau pun memerintahkan agar kaum pria untuk menumbuhkan jenggot. Mari kita ungkap rahasia dibalik perintah menumbuhkan jenggot dan baca lebih lanjut kenapa Nabi Muhammad memerintahkan untuk menumbuhkan jenggot, kita akan ketahui manfaatnya dalam segi kesehatan.

Potong pendeklah kumis dan biarkanlah (tumbuhkanlah) jenggot.

(HR. M0slim no. 623)

1. Mengurangi Ruam Karena Bercukur

Masalah umum yang sering terjadi pada pria adalah ruam. Ruam ini sering muncul karena terlalu sering bercukur, jenggot yang baru tumbuh sudah dipapas habis, akibatnya sering terjadi perlukaan dan menyebabkan infeksi pada kulit. Infeksi akan mengarahkan pada terbentuknya benjolan meradang. Dengan menumbuhkan jenggot, maka kita tidak akan mencukurnya terlalu sering. Jadi hanya dengan menumbuhkannya, sudah mencegah ruam kulit.

2. Mengurangi Resiko Alergi

Jika Anda termasuk pria yang punya riwayat alergi atau pun sensitif terhadap debu yang beterbangan dan serbuk sari, jenggot yang lebat kemungkinan dapat memberikan pertahanan bagi hidung dan sistem pernafasan. Jadi jenggot fungsinya bisa seperti filter bagi debu dan serbuk sari. Jika debu dan serbuk sari dapat dicegah oleh jenggot, maka penyakit asma pun dapat dihindari.

3. Menurunkan Resiko Kanker Kulit

Matahari mempunyai efek merusak pada kulit, dan bisa mengarahkan ke kanker jika kulit yang terpapar dengan matahari langsung tidak terlindungi. Bagian yang paling sering terpapar sinar matahari adalah wajah, karena hampir tidak pernah ada yang menutup area wajahnya secara keseluruhan.

Jenggot memberikan proteksi pada area wajah yang terpapar sinar matahari yang merusak. Jadi jenggot akan menutupi sebagian area wajah dan melindungi dari sengatan matahari langsung.

4. Anti Penuaan

Jenggot juga bisa melindungi kulit dari keriput. Terkait dengan sinar matahari dapat menyebabkan kanker, ternyata sinar matahari yang merusak juga menyebabkan kulit jadi keriput. Sama perannya jenggot sebagai pelindung dari kanker, jenggot juga sebagai anti penuaan dini.

5. Terhindar dari Jerawat

Jerawat biasanya disebabkan oleh tersumbatnya pori kulit oleh komedo atau kotoran, jerawat ternyata juga semakin parah jika sering mencukur jenggot. Kenapa demikian, ternyata kerena permukaan kulit yang tidak mulus bisa menyebabkan ikut tercukurnya benjolan jerawat, dan semakin lebarlah peradangan pada jerawat.

6. Keren

Sebagai layaknya seorang pria, mungkin akan terlihat lebih keren dan lebih maskulin dengan berjenggot. Sekarangpun sudah tren-nya menumbuhkan jenggot dengan berbagai macam gaya.

Agar lebih jelas, silakan simak video berikut ini, gunakan subtittle-nya ya agar lebih faham!

Terungkaplah sekarang rahasia dibalik perintah Nabi Muhammad untuk menumbuhkan jenggot. Namun, walaupun kita sudah tahu manfaatnya, kita tetap mesti menjaga kebersihan dan kerapian jenggot, karena manfaat kesehatan tersebut tidak akan kita capai jika kita tidak sering membersihkan jenggot. Silakan tinggalkan komentarnya jika Anda punya pendapat lain mengenai jenggot.

Lihat Komentar (1)

  • Sudah sepantasnya menikuti sunnah Rasul, apalagi beliau menganjurkannya. jangan takut takut dan dicela oleh orang yang sok moderen. mereka berkata, bahwa Abu Jahal dan Abu Lahab juga jenggotan. kita tidak mengikuti sunnah Abu Lahab dan Abu Jahal, melainkan mengikuti sunnah Rasul.
    kita bandingkan di sini bahwa bahwa yang menghimbau mencukur jenggot kan bukan orang-orang sholeh versi Islam. nah, siapa lagi kalau bukan kita yang merespon positif himbauan Rasul?