Mode malam (Night Mode) untuk kesehatan

Mode malam (Night Mode) untuk kesehatan Foto: pixabay

Semua aplikasi bawaan android atau iOS ada yang memiliki mode malam (night mode) dan ada yang tidak. Penggunaan mode malam tentunya sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dengan membantu Anda tidur dengan baik.

Penggunaan mode malam mampu mencegah cahaya berlebihan dari layar smartphone yang mengganggu jam tubuh (ritme sirkadian). Penggunaan aplikasi yang tanpa menggunakan mode malam akan sangat disayangkan. Pasalnya, ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Gringras, penelitian tersebut telah dipublikasikan di jurnal Frontier in Public Health. Dalam penelitiannya, ia mengkritik pembuat smartphone dan tablet yang tidak menggunakan mode malam pada perangkat mereka secara otomatis.

Karena kebanyakannya pengguna smartphone tidak begitu mengetahui manfaat dari penggunaan mode malam. Meskipun terlupa, jika ada perangkat yang secara otomatis berubah menjadi mode malam pada malam hari akan meminimalisir masalah ini.

Tubuh memiliki irama sirkadian – sebuah siklus internal dalam tubuh selama 24 jam. Jam tubuh bisa dipengaruhi oleh lingkungan sekitar dan cahaya matahari adalah yang paling berpengaruh. Baca juga Bahaya Tidur Pagi! Hindari Sekarang Juga.

Proses Cahaya Smartphone Mengganggu Siklus Tidur Tubuh

Penggunaan mode malam akan lebih menyehatkan

Cahaya dideteksi oleh mata yang menghantarkan stimulus tersebut ke dalam otak bagian hipotalamus, sekumpulan neuron yang terletak di tengah otak. hipotalamus ini adalah pengatur jam tubuh. Ia akan mengatur hormon melatonin – hormon yang bersirkulasi dalam darah untuk memberitahukan sel-sel bahwa ini adalah waktunya tidur.

Hormon melatonin (hormon tidur) ini dapat dihancurkan oleh sinar matahari, jadi melatonin juga sering disebut sebagai “hormon drakula”. Peningkatan hormon drakula ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti faktor psikologi dan perilaku, termasuk tekanan darah dan kesadaran secara umum.

Mata menerima cahaya melalui fotoreseptor di dalam retina, ia juga menggunakan sel kerucut untuk menerjemahkan warna dan sel batang yang menerjemahkan hitam putih, serta sel ganglion yang merupakan reseptor cahaya. Sel-sel reseptor dalam mata ini sangat sensitif terhadap gelombang cahaya hijau-biru dan tidak terlalu sensitif terhadap warna merah-jingga.

Api dan lampu pijar biasanya memberikan warna jingga yang tidak terlalu mengganggu siklus tidur, sedangkan perangkat teknologi sekarang ini menggunakan light-emitting diodes (LEDs) yang menggunakan cahaya biru. Teknologi terbaru biasanya menggunakan display yang sangat kontras, terang, dan menggunakan banyak energi untuk memberikan resolusi yang sangat tinggi.

Meskipun display yang terang sangat baik untuk gadget, namun ia sangat tidak baik untuk kesehatan Anda karena jika Anda melihat LED yang sangat terang, otak Anda akan berpikir bahwa ini bukanlah waktunya tidur karena cahaya masih terang.

Stimulasi dari cahaya yang berlebihan tersebut akan mengganggu jam tubuh. Teknologi modern kadang sangat buruk untuk kehidupan Anda, ia menekan tidur diluar batas normal. Tekanan pekerjaan membuat seseorang mengerjakan pekerjaan tiada henti, sebagai contohnya ketika anak-anak tidak mengakses sosial media, mereka akan ketinggalan gosip yang akan dibicarakan teman sebayanya di sekolah. Baca juga Penelitian Pengguna Sosial Media Lebih Mudah Terisolasi Sosial.

Jadi, hasil dari penggunaan smartphone tanpa mode malam akan menyebabkan seseorang akan sulit tidur dan bangun dengan kesiangan, inilah yang menjadi fakta bahwa pasti Anda tidak cukup tidur, bukan?

Manfaat mode malam (night mode) bagi kesehatan

1. Meningkatkan Fungsi Otak

Tidur adalah aktivitas yang sangat vital bagi setiap manusia. Bagi manusia, tidur sangat penting untuk meningkatkan fungsi kognitif seperti belajar dan mengingat. Ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh guru di sekolah, ia bisa memprediksikan anak mana yang kekurangan tidur 45 menit dari waktu tidur normal (6-8 jam) dalam seminggu. Dengan tidur, ia bisa meningkatkan sistem imun, dan menurunkan risiko penyakit jantung. Baca juga Otak Manusia Luar Biasa.

2. Terhindar dari Obesitas

Obesitas adalah masalah publik yang sangat sering dijumpai, menjadi gendut dapat dipastikan dengan kurang tidur. Tanpa tidur malam yang berkualitas, Anda akan memproduksi hormon “lapar” dan sedikit hormon kenyang. Hormon lapar ini akan mengarahkan seseorang untuk makan lebih banyak. Jika Anda sangat sering kelaparan saat tengah malam, bukan berarti Anda kurang makan, ini karena Anda kurang tidur. Baca juga Motivasi Lapar Lebih Kuat daripada Huas, Takut, dan Kebutuhan Sosial.

Kesimpulan

Dengan menggunakan mode malam Anda bisa mengurangi paparan sinar cahaya biru dari gadget Anda. Penggunaan mode malam yang bijak sangat dianjurkan, cobalah untuk mengaktifkan mode malam di gadget Anda jika tersedia, dengan begitu tidur Anda akan lebih berkualitas dan bangun dengan keadaan segar bugar kembali.