Asal Dari Penyakit Kutil

Asal Dari Penyakit Kutil Sumber Gambar: pexels.com

Penampakan Human Papilloma Virus
Sumber Gambar: wikipedia.com4.0.4

HVP atau Human Papilloma Virus adalah virus yang sering menyebabkan kutil kulit. Jenis virus ini sangatlah banyak yaitu sekitar 100 jenis virus yang menginfeksi kulit, dan sisanya sekitar 40 jenis yang menginfeksi kelamin. Infeksi virus ini terjadi jika yang punya kutil bersentuhan langsung atau bisa juga dengan benda yang terkontaminasi virus. Hubungan int*m juga bisa menularkan virus ini, baik itu kontak langsung dengan alat reproduksi. Meski sangat jarang terjadi, seorang ibu bisa menularkan virus ini kepada anaknya selama persalinan.

Namun jangan khawatir, karena tidak semua virus ini dapat menyebabkan penyakit yang sangat kita takuti, yaitu kanker, namun kebanyakan virus ini menyebabkan kanker pada perempuan yang dikenal dengan kanker leher rahim.

Gejala

Gejala yang sering muncul pada pada infeksi HPV sangat jarang disadari oleh penderita, bahkan virus ini belum berkembang sudah dieliminasi oleh sistem imun. Jika infeksi virus ini sudah terjadi, maka gejala yang muncul adalah benjolan pada kulit, benjolan ini biasa ada di kulit, kelamin, plantar, dan telapak kaki. Kulit yang ditumbuhi virus ini akan terasa kasar, keras, dan memiliki benjolan.

Gejala kutil kulit yang diberikan salep asam salisilat
Sumber Gambar: wikipedia.com

Ada beberapa jenis dari kutil, yaitu kutil biasa, kutil kelamin, plantar, mata ikan, dan kutil pipih. Khusus untuk kutil pipih biasanya tidak disertai nyeri. Kutil kelamin akan terasa gatal. Kutil plantar yang ada pada kaki akan menyebabkan rasa sakit saat berjalan. Ada infeksi HPV yang tak disadari oleh perempuan, yaitu jenis HPV 16 dan 18 yang biasa menyebabkan kanker leher rahim.

Faktor Resiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan individu terinfeksi virus papiloma:

  • Sering berganti pasangan
  • Berbagi barang-barang pribadi seperti handuk, sapu tangan, atau kaos kaki
  • Sistem imun yang lemah
  • Luka pada kulit
  • Usia anak-anak untuk kutil biasa, kutil plantar dan kelamin terjadi pada remaja dan dewasa
  • Tidak menjaga kebersihan diri

Diagnosis dan Terapi

Untuk mengetahui infeksi HPV adalah dengan memeriksa kutil tersebut. Khusus untuk kutil kelamin akan dilakukan tes larutan asam asetat dan juga pemeriksaan pap smear.

Jika kulit di bagian kelamin positif terinfeksi HPV maka warnanya berubah menjadi putih jika diolesi larutan asam asetat. Berbeda dengan kutil kelamin yang diperiksa dengan pemeriksaan pap smear akan dicek di laboratorium.

Setelah mengetahui bahwa ini positif HPV maka pengobatan yang dapat diberikan adalah dengan obat-obatan dan operasi. Jika tidak dianjurkan operasi, maka biasanya akan diberikan obat oles seperti asam salisilat sebagai pengikis kutil, asam trkloroasetat yang membakar protein kutil, imiquimod yang meningkatkan sistem imun, podophyllotoxin yang menghancurkan jaringan kutil kelamin secara langsung.

Jika dianjurkan untuk prosedur operasi, maka operasi yang dilakukan bisa cryotherapy, bedah elektro, pengangkatan kutil, dan bedah dengan laser.

Ini sangat dianjurkan untuk segera diobati, keran infeksi HPV dapat menyebabkan luka pada mulut dan saluran nafas, kanker leher rahim, kanker alat reproduksi pria, dan kanker anus.

Cara Mencegah

Kutil dapat hilang dengan sendirinya, tapi bukan berarti virusnya juga hilang. Virus HPV dapat bersembunyi di dalam tubuh penderita. Jadi upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pencegahan. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan vaksin. Vaksin Gardasil adalah vaksin yang paling bagus untuk mencegah kutil kelamin dan kanker leher rahim.

Vaksin Gardasil ini sangat dianjurkan bagi kaum perempuan. Vaksin gardasil ini terdiri dari 3 dosis, yang dapat dibagi menjadi 2 bulan untuk dosis pertama, jarak antara dosis pertama dan ketiga adalah 6 bulan.

Selain vaksinasi dapat juga dilakukan pencegahan seperti menghindari kontak dengan kutil, cuci tangan segera setelah kontak dengan kutil, jangan berganti-ganti pasangan, gunakan kondom, dan selalu menjaga kebersihan diri, serta tidak berbagi barang pribadi.