Tes BERA Bisa Dilakukan Jika Anak Terlambat Bicara

Tes BERA Bisa Dilakukan Jika Anak Terlambat Bicara

Anak-anak merupakan anugerah yang paling indah bagi semua orang tua. Orangtua memang harus menjaga keamanan dan kesehatan anak-anak. Namun apa jadinya jika ternyata anak-anak mengalami gangguan perkembangan bahasa, ia mengalami kesulitan berbicara dan terlambat berbahasa dibandingkan dengan anak seumurannya.

Tentunya kondisi anak seperti itu akan sangat mengkhawatirkan. Nah, jika Anda memiliki anak yang memiliki masalah berbahasa, maka Anda harus mengetahui tes BERA. Tes BERA sangat penting dilakukan untuk anak-anak agar bisa diketahui masalah apa yang sebenarnya dialami anak dan bagaimana cara pengobatannya.

Pengertian Tes BERA

Brain Stem Evoked Response Audiometry (BERA) adalah suatu tes yang digunakan untuk memperoleh stimulus listrik di batang otak terhadap rangsangan di indra pendengaran. Gelombang-gelombang yang dihasilkan tes BERA akan direkam oleh elektrode yang ditempelkan di kulit kepala. tes BERA ini pertama kali ditemukan oleh Jewett dan Williston pada tahun 1971.

Kegunaan tes BERA

Tes BERA biasanya dilakukan pada anak-anak yang mengalami gangguan pendengaran yang biasa terjadi sebagai gejala dari meningitis. BAca juga Meningitis Bakterial yang Harus Anda Ketahui. Tes BERA sangat penting dilakukan untuk mendeteksi kerusakan pendengaran pada anak karena pendengaran yang normal terkait dengan kemampuan berbahasa anak-anak.

Anak-anak yang mengalami gangguan bicara atau keterlambatan bicara, misalnya umur 1,5-2 tahun masih belum bisa berbicara baik berupa pengulangan kata atau mencoba berbicara apa yang ia inginkan sangatlah dianjurkan.

Jadi, anak-anak yang mengalami gangguan seperti ini sangat dianjurkan untuk melakukan tes BERA untuk menentukan gangguan apa yang dideritanya, jika diketahui dengan dini, maka akan sangat baik dan cepat untuk melakukan pengobatan sebelum terlambat. Jadi para terapis bicara anak akan mengetahui langkah-langkah apa yang dilakukan untuk anak yang mengalami gangguan bicara.

Indikasi dilakukannya tes BERA

Tes BERA harus dilakukan sesegera mungkin, dan selain anak-anak, ada beberapa kondisi yang diharuskan untuk melakukan tes BERA. Kondisi-kondisi tersebut adalah:

  • Gangguan sistem saraf pusat
  • Anak-anak dengan gangguan pendengaran
  • Curiga kanker telinga

Langkah-langkah tes BERA

Langkah-langkah tes BERA menggunakan earphone layaknya mendengarkan musik.

Tes BERA tidak berbahaya dan sangat aman digunakan, dan hanya memerlukan beberapa menit untuk pemeriksaannya. Tes BERA tidak memerlukan suntikan, bedah, dan bahkan tes ini tidak nyeri sama sekali. Langkah-langkah tes BERA adalah:

  1. Sebelum tes BERA dilakukan, anak-anak harus mencuci rambut atau keramas sebelum melakukan tes (dianjurkan untuk mencukur habis rambut)
  2. Anak-anak harus tidur terlebih dahulu
  3. Earphone diletakkan di telinga anak-anak untuk merangsang telinga anak-anak dengan suara yang ada di mesin. Suara yang dihasilkan oleh mesin biasanya seperti suara ‘klik’.
  4. Suara-suara akan dikeluarkan di alat BERA.
  5. Elektrode akan ditempatkan di kulit kepala anak-anak untuk mendapatkan gelombang-gelombang otak.
  6. Hasil dari perubahan gelombang otak terhadap rangsangan suara akan direkam dengan baik oleh mesin BERA.

Hasil Tes BERA

Hasil tes BERA melibatkan gelombang otak yang direkam oleh mesin. Gelombang-gelombang ini dihasilkan dari saraf koklear, nukleus koklear, nukleus superior olivari, lateral leminscus, dan inferior colikulus.

Perubahan dari gelombang-gelombang yang telah direkam akan diperiksa untuk menentukan diagnosis dari suatu penyakit.

Penyakit-penyakit yang bisa dideteksi oleh tes BERA adalah seperti:

  • gangguan pendengaran (tuli)
  • Multiple sclerosis
  • Gangguan pembuluh otak (stroke).

Kesimpulan

Kesimpulannya, jika Anda menemukan anak Anda atau anak-anak yang mengalami gangguan bicara, maka Anda harus segera melakukan tes BERA agar masalah yang dialami anak bisa dideteksi dengan pasti dan pengobatannya pun juga akurat untuk membantu perkembangan bicara anak-anak. Tidak perlu malu dan sungkan untuk melakukan tes BERA, karena anak adalah yang utama. Jangan sampai anak mengalami gangguan bicara hingga ia dewasa nanti.

Baca juga Cara Stimulasi Anak agar Cepat Bicara