Jauhi Kata-kata Ini Pada Anak Anda

Membentuk generasi unggul Sumber Gambar pexels.com

Mendidik anak adalah tantangan bagi orang tua. Mendidik anak ternyata ada aturannya agar terbentuk anak yang berkarakter baik. Namun ada beberapa hal yang mesti dilakukan orang tua, salah satunya adalah berhati-hati dalam berkata-kata karena pengaruhnya sangat besar terhadap kepribadian anak. Berikut ini adalah list kata-kata yang seharusnya tidak boleh dikatakan kepada anak.

“Saat seumuran kamu dulu aku lebih  bertanggung jawab”

Saat Anda membandingkan anak Anda dengan diri Anda di masa lalu adalah tindakan yang keliru, ini adalah kata-kata yang seharusnya tidak dilakukan oleh orang tua. Pribadi anak akan menjadi rendah diri dan tidak percaya akan kemampuan dirinya. Secara tidak langsung Anda juga sudah menetapkan standar yang harus dicapai oleh anak Anda.

“Kamu selalu membuat keputusan yang salah”

Kesalahan yang pernah dilakukan oleh seorang anak adalah proses dia belajar sesuatu. Semua pasti pernah melakukan kesalahan, kesalahan akan bersifat membangun pribadi anak yang termotivasi untuk belajar. Selama kesalahan anak tidak membahayakannya atau orang lain.  Contoh yang sering terjadi adalah dengan penambahan kata ‘Selalu’, disini dapat disimpulkan bahwa kata ‘selalu’ akan menempel pada otak anak dan akan terus terulang-ulang.

“Kenapa kamu tidak seperti saudara-saudaramu?”

Dengan membanding-bandingkan seorang anak dengan saudaranya, ini adalah tindakan yang keliru. Selalu ingat di dalam pikiran Anda bahwa setiap anak adalah istimewa. Dengan kata-kata yang menyudutkan anak dengan membanding-bandingkan akan mematikan sisi istimewa dari anak. Tak ada anak yang sempurna, karena semua anak memiliki perilaku, bakat, dan kemampuannya masing-masing. Tak hanya berdampak pada anak yang dibandingkan, tapi kata-kata ini juga akan membuat pertikaian antar saudara kandung.

“Pergi sana, aku sedang sibuk”

Pada saat Anda ingin sendiri, entah itu dalam niat untuk berpikir, istirahat, atau lainnya. Jangan pernah ucapkan kata-kata ini karena Anda akan membuat anak Anda merasa tidak diinginkan, dibenci, dan ditinggalkan. Jika memang Anda memerlukan space atau waktu sendiri, jelaskanlah dengan baik kepada anak Anda, tunjukan sikap yang baik dan hindari mengatakan hal yang buruk pada anak.

“Kamu seharusnya malu pada diri sendiri”

Jika anak Anda bertingkah nakal. Namun, mereka hanyalah anak-anak yang masih belum begitu paham akan batasan-batasan, jadi alangkah baiknya jika Anda memberikan pengertian akan tindakannya yang kurang tepat dibandingkan dengan berkata buruk.

“Kamu persis ayahmu / ibumu”

Tak semua pernikahan mempunyai akhir yang bahagia, beberapa diantaranya bisa saja terjadi perceraian. Jika memang sudah terjadi, maka anak akan menanggung rasa sakit itu. Sebagai orang tua Anda seharusnya tidak menambah rasa sakit anak dengan berkata ‘kamu persis ayahmu/ibumu’. Kata-kata ini akan membuat anak hilang rasa hormatnya kepada Anda.

“Kamu selalu bisa menemukan cara untuk membuat marah”

Jika anak Anda melakukan hal yang nakal, nakal kepada Anda yang mungkin ini karena anak sengaja atau tidak sengaja. Seorang orang tua alangkah baiknya jika ia berkata bijak jika ia menemukan anaknya sedang berbuat nakal. Efek dari kata-kata ini anak akan merasa dirinya bersalah terus menerus. Mungkin saja ia menuruti kata-kata Anda, tapi perasaan ia lain dan tidak bahagia.

“Lebih baik aku tidak punya akan daripada punya anak sepertimu”

Kata-kata ini sangatlah luar biasa jahatnya, ini mungkin saja keceplosan dikatakan oleh orang tua jika sudah mencapai batas kesabarannya menghadapi ulah anak. Dampaknya pun sangat luar biasa, ini adalah kata-kata yang paling menyakitkan bagi anak. Apapun yang terjadi jangan sampai keceplosan mengatakan kata ini pada anak.

“Jauhi teman-teman berandalanmu itu”

Orang tua sering tidak memilih-milih berteman, sama halnya dengan anak. Bedanya, orang dewasa tau kapan harus menjauhi teman-teman yang menurutnya kurang baik, sedangkan anak-anak tidak begitu. Menolak teman-teman anak sama saja dengan menolak anak itu sendiri. Jadi, Anda tidak bisa menyuruh anak Anda mencari teman lainnya.

Semoga dengan artikel ini kita sebagai orang tua menjadi pintar dalam memilih-milih kata dalam berkomunikasi dengan anak agar nantinya anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang unggul di masyarakat dan juga dapat lebih dekat dengan anak. Jika Anda punya daftar kata yang mesti dihindari, silakan tinggalkan di kolom komentar ya.